Kamis, 15 September 2011

RESUME PPA 1


RESUME PPA 1


            Hari itu hanya ada satu mata kuliah buat saya yaitu PPA. Yang di langsungkan di LAB Copernicus lantai 6.

            Karena ini matakuliah pertama yang di adakan di lab,saya dan teman-teman sempat kesulitan mencari likasi lab. Dan sempat terdengar kabar kalau dosen pengajar yang mengajar matakuliah PPA tidak hadir. Namun setelah di cek dengan benar ternyata dosen tersebut hadir. Hampir saja saya pulang dengan rasa kecewa.

            Matakuliah pun dimulai dengan perkenalan dosen.Beliau bernama Bu Sulistiowati.Beliau menurut saya adalah seorang dosen pengajar yang sangat menyenangkan dan mampu mengendalikan keadaan kelas.

            Setelah sesi pengenalan materi matakuliah pun dimulai yaitu dasar-dasar penggunaan Microsoft Word.Cara menjalankannya yaitu :

Cara pertama   : Klik Start > All programs > Microsoft Office > Microsoft Office
                          Word
Cara kedua      : Klik Start > Run > ketikkan “winword” > enter

            Kemudian di jelaskan  cara mengaktifkan menu-menu pada Microsoft Word :

  • Untuk mengaktifkan Menu Insert,klik Menu Insert pada tab menu atau tekan Alt+N
  • Untuk mengaktifkan Menu Home,klik Menu Home pada tab menu atau tekan Alt+H
  • Untuk mengaktifkan Menu Page Layout,klik Menu Page Layout pada tab menu atau tekan Alt+P
  • Untuk mengaktifkan Menu References,klik tab Menu References pada tab Menu atau tekan Alt+S
  • Untuk mengaktifka Menu Review,klik tab Menu Review pada tab menu atau tekan Alt+R
  • Untuk mengaktifkan Menu Mailing,klik tab Menu Mailing pada tab menu atau tekan Alt+M
  • Untuk mengaktifkan Menu View ,klik tab Menu View pada tab menu atau tekan Alt+W

Selanjutnya di jelaskan cara untuk membuat dokumen baru pada Microsoft Word 2007 :
ΓΌ  Klik Office Button > New ada Kotak Dialag yang muncul,pilih > Blank Document > Klik tombol > Create atau tekan Ctrl+N

Menyimpan Dokumen Kerja

Setelah teks telah selesai di ketik, kliklah icon office untuk menyimpan teks yang di ketik menjadi sebuah file.Pilih Save atau Save  As.pilih word document, atau dengan cara Ctrl+S

Cara cepat berpindah

End+Home : pindah ke ahir baris
Ctrl+X                   : move
Ctrl+enter               : pindah halaman
Ctrl+home              : pindah kehalan 1
Ctrl+end                 : pindah ke akhir halaman
Ctrl+F                    : mencari dan mengganti

Cara untuk menambah page (halaman baaru) dengan menekan Ctrl+Enter.


PEMICU GANGGUAN PENDENGARAN DARI YANG SEPELE HINGGA BERAT

Telinga adalah indera penting untuk mendengarkan segala macam suara yang dihasilkan. Tapi ada beberapa hal yang diketahui bisa menyebabkan seseorang kehilangan pendengarannya baik karena masalah yang sering dianggap sepele atau masalah berat seperti penyakit serius.
Gangguan pendengaran umumnya dialami oleh seseorang ketika usianya semakin tua. Saat berusia 40-an sampai 60-an, kemampuan pendengaran akan berkurang secara drastis dan sekitar setengahnya mengalami kehilangan pendengaran di usia 80-an tahun.
Kemampuan seseorang untuk mendengar dibagi menjadi 4 proses yaitu:
1. Telinga eksternal membawa suara ke dalam saluran telinga atau telinga tengah.
2. Telinga tengah kemudian mengirimkan suara tersebut melalui serangkaian tulang kecil (yang disebut hammer and anvil) ke dalam telinga dalam, tulang ini juga mengartikan getaran suara menjadi impuls saraf.
3. Telinga bagian dalam akan menghubungkan getaran tersebut langsung ke ujung-ujung saraf yang bergabung untuk membentuk saraf pendengaran.
4. Saraf pendengaran akan mengirimkan impuls ke otak untuk dianalisis sehingga bisa diketahui arti dari suara yang didengar.
Jika salah satu proses tersebut terganggu, maka seseorang tidak bisa mendengar dengan baik. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa mengganggu pendengaran seseorang, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (8/9/2011) yaitu:
· Terpapar suara bising atau keras yang terus menerus
Penyebab suara keras ini bisa berasal dari kebisingan di tempat kerja, mesin atau alat-alat listrik, karenanya pekerja pabrik selalu disarankan untuk menggunakan penutup telinga. Selain itu suara yang sangat keras dan tiba-tiba seperti tembakan, petasan atau ledakan bisa membuat gendang telinga pecah atau kerusakan telinga bagian dalam.
Suara musik keras di konser juga bisa merusak pendengaran secara permanen. Rata-rata tingkat desibel pertunjukan rock sebesar 110, kondisi ini cukup keras untuk menyebabkan kerusakan permanen setelah 15 menit.
· Menggunakan earphone atau headphone
Mendengarkan musik melalui headphone atau earphone bisa menyebabkan perubahan pendengaran secara sementara atau permanen, karenanya kecilkan volume dan batasi waktu penggunaannya.
· Akumulasi wax
Setelah suara keras, maka akumulasi lilin (wax) dalam saluran telinga yang bisa memblokir tabung eustachio adalah penyebab paling umum kedua terganggunya pendengaran. Penumpukan lilin ini akan mempengaruhi pendengaran dan menimbulkan rasa sakit di telinga.
· Infeksi telinga
Kehilangan pendengaran sementara bisa disebabkan oleh infeksi telinga yang menyebabkan lapisan telinga tengah membengkak dan menimbulkan penumpukan nanah, karenanya gendang telinga tidak bekerja dengan baik dan pendengaran menurun.
· Otosclerosis
Kondisi ini merupakan penyakit keturunan umum yang mana tulang baru terletak di salah satu tulang kecil dalam telinga tengah, sehingga mencegah transmisi suara dari tulang normal di gendang telinga ke telinga bagian dalam.
· Tumor
Tumor pada telinga tengah seperti rhabdomyosarcoma, glomus tumors dan kista kulit bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya.
· Obat ototoxic
Penggunaan obat ototoxic seperti beberapa antibiotik, anti-inflamasi dan obat-obatan kemoterapi bisa merusak koklea yang berfungsi menerjemahkan suara menajdi impuls saraf ke otak. Kerusakan ini bisa bersifat sementara dan bisa dikembalikan, tapi ada juga yang permanen.